Search This Blog

Loading...

Wednesday, 25 January 2012

Psiko Samantha - Dari Samantha hingga Magnum Classic

Saya dikelilingi oleh banyak teman cewek lajang yang ber-otak ajaib. Saking ajaibnya kami, semua pembicaraan dari politik hingga seks bisa dengan mudahnya jadi bahan bincang – bincang dikunyah ibarat pisang goreng: merakyat dan murah meriah. Apalagi kalau sampai sudah melibatkan banyak topik panas. Mungkin karena para lajang ini tak hanya dikelilingi oleh sesama lajang muda tetapi juga oleh para senior berotak liberal dan sangat open-minded. Itulah sebabnya saya bersyukur dikelilingi oleh mereka: para malaikat tanpa sayap ini. Anyway, catatan berikut ini pernah saya keluarkan, atau juga dapatkan dalam pembicaraan kami selama 1,5 tahun terakhir, plus juga tips ‘ajaib’ yang menurut saya ya sangat Maya banget. Entahlah, that’s why some of them call me Samantha, guna merujuk karakter Samantha di serial Sex and the City ^_^ Ya mungkin karna mereka cuma bisa geleng – geleng kepala saat saya bilang kalau salah satu syarat calon suami saya ya harus ‘Hot di ranjang’ =D Bagi saya, ini hanyalah perkara jujur pada diri sendiri dan bring forward my opinion how silly it is. Tapi itulah perjalanan yang membentuk saya untuk menjadi diri saya saat ini yang menganut 4 filosofi hidup.

Filosofi hidup saya sebagai berikut:
#1. Do what I love & Love what I do;
#2. I don’t live to neither impress nor please anyone;
#3. Don’t try being different, just being good. Being good is different enough;
#4. Work like you don’t need money. Love like nobody has ever hurt you. Dance like nobody is watching. Sing like nobody is listening. Live as if this was paradise on Earth.

Saya tak peduli bagaimana orang lain melihat diri saya karena memang saya tak hidup untuk membuat mereka terkesan atau pun berusaha menyenangkan mereka. Bagi saya, hidup cuma satu kali dan saya tak ingin hidup dari pandangan mereka. Itu saja. Jadi, saya berusaha untuk membuat yang tebaik dari diri saya, kalo pun gagal ya setidaknya saya sudah berusaha. Mungkin beberapa ide saya dianggap terlalu ‘gila’ dan ‘konyol’, tapi itulah saya; seorang lajang liberal generasi 3G yang lahir besar di Manokwari yang sedang menapaki umur menuju 29 tahun dan masih belum punya pikiran untuk menikah. Ya, saya menikmati hidup saya karena saya selalu berpikir simpel bahwa hidup itu cuma satu kali so enjoy it! Anyway, inilah beberapa tips konyol yang pernah saya katakan pada teman – teman saya yang cukup buat mereka “Cckckckckkckckc. Ko Samantha di SATC skali seh HAHAHAHA. Ganti ko pu batrei Alkaline tuh deng batrei biasa suda HAHAHA.”

TIPS LEPAS a la Psycho ‘Samantha’

#1. Kalo anda cewek, punya pacar atau calon suami yang fisiknya tidak terlalu mendukung untuk ‘dijual’ apalagi dipamerkan pada teman – teman anda, tapi cowoknya baik banget, mengerti anda dan punya inner beauty yang baik plus mencintai apa adanya. Jangan takut, saat anda diledek teman – teman anda. Ini pembelaan yang bisa anda pakai:

“Aeh z kan cari yang HOT di ranjang. ML juga glap mo, n lagian ko ‘RASA’, bukan ‘LIHAT’. Jang sampe pentingkan ‘muka’ baru cuma dapat yang rasa Es Kiko, bukan Magnum Classic. Cewek kan bukan makhluk visual =D “

Tips ini langsung direspon sama seorang teman kerja berinisial PI dengan santenya:
“Tapi kalo dipikir, es kiko juga ga buruk2 amat kok, kak. Daripada es batu!!! Ga ada rasanya! Hahahaha. Tapi emang sih, kalo ada Magnum di depan mata tuh, sapa yang pilih Kiko dang? Hahahahaha”

See, apalagi saya tambahkan lagi kalau cewek harus selalu melihat tak hanya Inner beauty dari pasangan mereka, tapi juga ‘Inner beauty++’ *you know what I mean lah =D

2. Walau jadi cewek yang religius sungguh mati dan berpantang seks sebelum nikah, ataupun juga cewek liberal di Manokwari, jangan pernah meninggalkan rumah tanpa kondom dan alat sengat listrik. Apalagi kalau anda tak menguasai ilmu bela diri yang mumpuni tapi suka ‘bajalan’, menyepi ke tempat sunyi ataupun melewati tempat – tempat ‘jin buang anak’ ataupun pulang malam. Bingung? Nih penjelasan logikanya:

Alat penyengat listrik berkekuatan 2 Megavolt yang dijual seharga Rp.110,000,-(harga Jakarta) itu lumayan dipakai untuk membuat pingsan orang kurang ajar ataupun yang hendak memperkosa anda. TAPI, kalo seandainya tak berhasil dan anda berhasil dilumpuhkan oleh pemerkosa, maka gunakan kondom sebagai senjata andalan melindungi diri sendiri. Bingung? Ini penjabarannya!

Kondom alias karet lateks yang dibentuk untuk mengikuti bentuk ‘senjata’ andalan cowok tujuannya memang dirancang untuk mencegah tumpahnya air mani atau sperma united di dalam miss V ataupun mengurangi resiko tertular beberapa jenis IMS. Bayangkan saja gimana sakit hatinya korban pemerkosaan yang pemerkosanya tak pake kondom. E yang perkosa ternyata muka tabrak lagi, Petaka 13 itu namanya. Bayangkan, sudah diperkosa, e ternyata hamil baru nanti anak muka macam si pemerkosa. Atau kalo tidak hamil ternyata tertular Infeksi Menular Seksual ataupun HIV. Stress tidak? Nah, jadi setidaknya kondom sangat membantu.

Jadi …. tawarkan saja pada pemerkosa dengan suara penuh sugesti. Surrender mode: ON. Karena semakin keras kita resisten, maka semakin beringas si pemerkosa. At least, kondom itu bisa jadi kesempatan yang digunakan untuk melindungi diri.

FYI, Anda masih punya kesempatan melarikan diri lho seperkian detik kala si pemerkosa sibuk pasangin kondom (kalo aksi tunggal) atau langsung siapkan alat penyengat listrik dan diarahkan ke ‘senjata andalan’ si pemerkosa. See, anda akan memberikan sensasi ‘big O’ untuk si pemerkosa!!!! *yang sedang terkapar pisang, ooops maksudnya terkapar pingsan.

Kalo pencahayaan lumayan bagus, ambil kamera ponsel anda, dan ‘crek. Crek. Crek’ … Lumayan untuk dipamerkan dan disebarkan di Facebook atau jejaring sosial lainnya =D. Lebih gilanya lagi, berpose dari jauh dengan gaya ‘Girl Power’, memegang alat sengat listrik, dan pandangan mata psiko dengan latar belakang pemerkosa yang pingsan. Serasa di medan perang ya? HAHAHA

#3. Pasti pernah dengar tips andalan yang digagas saya dan sahabat saya si Riana beberapa tahun kemarin: “Jangan pernah keluar rumah tanpa dandan cantik dan bagaya karena kita tak tahu siapa yang akan kita temui: lelaki tampan, perempuan sirik, ataupun mantan pacar.” Itu versi konvensionalnya.

Anyway, Psycho Samantha punya saran lain yang tak beda jauh. Mau tahu? Ini sarannya!

“Jangan pernah keluar rumah tanpa pakaian dalam yang seksi , cantik dan bersih. Apalagi undie. Plus kebersihan area miss V anda. Kalo bisa, bikini wax dan sejenisnya lah. Wajib hukumnya!”. Ini penjelasannya:

Kita tak pernah tahu apa yang akan terjadi saat kita keluar rumah. Entah ketabrak, diperkosa ataupun terbuai nafsu sampai one-night stand lho. Jadi, waspadalah. Paling banyak dalam kasus pemerkosaan adalah, berdasarkan pantauan dan referensi yang pernah saya baca, selalu saja pakaian dalam korban jadi barang bukti. See? Karena walaupun pemerkosanya ditangkap dan disidang kelak pun, pakaian dalam anda kemungkinan besar akan dipamerkan di sidang pengadilan, baik di sidang adat maupun di sidang pengadilan negeri sebagai barang bukti. Bisa bayangkan kalau saat itu anda memakai underwear yang tidak terlalu cantik untuk dipakai ya? *mikir – mikir.

Selain itu, di kota kecil seperti Manokwari ini, jangan pikir ada asas confidentiality di rumah sakit ataupun unit – unit penanganan kasus semisal pemerkosaan. Bisa – bisa pakaian dalam anda jadi ‘mop’ alias ‘orang bicara’. Belum lagi salah – salah masuk Facebook. Lha wong kasus pemerkosaan beberapa bulan lalu saja detailnya bisa bocor kemana – mana termasuk proses evakuasi korban yang setengah telanjang dan lain – lain. Apalagi kalo korban bertampang lumayan, siap – siap saja koleksi foto anda dalam keadaan tertentu jadi koleksi beberapa ‘orang’ berkamera yang punya akses ke TKP. Ini berdasarkan pengalaman pemantauan lho. So, prepare for the worst scenario ya wear your best lingerie =)

Anda juga harus ingat, tak hanya pada kasus pemerkosaan, tapi juga kadang tabrakan parah, korban harus ‘dibuka’ demi mendapatkan pertolongan. So, Jangan pernah keluar rumah tanpa pakaian dalam yang seksi , cantik dan bersih!

SIMPULAN
Jadi, apapun tips yang anda hendak ikut di atas, percayalah …. Saya tidak mempengaruhi anda tetapi mengajak anda melihat dari perspektif yang berbeda. Lain kali, mungkin saya akan mengajak anda melihat dari perspektif teroris bila Psycho Samantha jadi teroris di Manokwari =D

Anyway, yang saya tahu, kalo si Psycho Samantha; my other alter ego, jadi anggota X-Men. Sudah jelas ia akan jadi apa. Mau tahu?

Iya, ia akan menggantikan ‘gambit’ alias si Scott. Pake kacamata yang ternyata adalah alat HOTMETER yang bisa meng-scan tubuh khusus untuk aspek kesehatan seksual, jadi semuanya terbaca jelas di depan matanya dan diproses cepat a la visual screen di depan mata dan langsung diproyeksikan untuk dibaca orang lain. Jadi, ya kebaca langsung si target X itu gimana, misalnya laki – laki. Mulai dari kemampuan fisiknya mulai dari ketahanan fisik, profil ‘properti’nya segala macam (length Vs diameter), analisa cepat kemampuan tekanan hidrolik posisi, plus aspek fisik lainnya yang mempengaruhi performa mulai dari denyut jantung dan laju endapan darah, faktor gula darah (diabetic factor), batu ginjal dan lain – lain PLUS yang tak kalah penting bisa mengakses seperkian rekam jejak otak tentang stimulasi kimiawi otak terkait hormon feromon dan oksitosin. Jangan lupa, ia juga harus punya kemampuan mendeteksi kualitas sperma, kesuburan pria dan segala macam kutu, virus dan bakteri penyebab IMS dan HIV/AIDS.

Yang pasti, langsung si Psycho Samantha dipekerjakan di Dinas Kesehatan ya, atau punya usaha konsultasi kesehatan seksual ataupun di klinik VCT kapa hahahahaha.

Ah ini hanya catatan lepas dari sudut pandang alter ego saya; si Psycho Samantha.

See you in another note of Samantha.

Xoxo

(Manokwari, 250112; Akhirnya keluar juga catatan dari alter ego ini. This is my another ‘dark’ side that I’ve suppressed for years HAHAHA)

0 comments: