Search This Blog

Loading...

Monday, 5 December 2011

Untitled - waiting

Apakah salah bila aku masih menanti seseorang seperti dia di dalam hidupku? Menanti seseorang seperti Jonathan? Entahlah … malam ini aku merindukannya lagi, sama seperti seminggu lalu, kala menikmati terbenamnya mentari. Entahlah, mungkin ia yang jadi penyebab selama beberapa bulan terakhir aku sangat menikmati pergi ke tepi pantai untuk melihat matahari terbenam. Entahlah …

Seorang teman lelaki bilang padaku di bulan ini, “ko suka skali membandingkan – bandingkan lelaki. Itu tidak bagus.” Aku akui itu kelemahanku sejak pulang dari Australia 1,5 tahun lalu. Selalu membandingkan kebaikan dan segala macam hal dari lelaki – lelaki yang dekat denganku. Entahlah … selalu saja ada dia yang kujadikan patokan. Bila tak mendekati ‘standarnya’, maka aku aku akan menghilang atau mundur atau apalah. Entahlah …

Aku pernah menulis kalau aku meninggalkan hatiku dan cintaku di benua lain, meninggalkannya untuk seorang lelaki yang tak pernah sadar bahwa aku mencintainya. Itu saja. Lelaki yang menginspirasikan untuk terus mengejar mimpiku, menikmati hal – hal kecil dan membuatku setengah mati tergila – gila pada ‘kejutan’. Tiap kali mengingatnya, aku merasa hidup, sangat hidup. Apakah itu cinta? Aku tak tahu. Yang aku tahu, sudah hampir 2 tahun aku mencintainya dengan dalam seperti ini, kenangan yang muncul di tengah – tengah kesibukanku, kenangan dan semangatnya yang tiba – tiba datang tanpa kuundang di saat sebenarnya aku sedang ‘dekat’ dengan lelaki lain. Tapi tatapan hangat lelaki bermata biru tak akan pernah hilang dari benakku. I miss him badly tonite =(

0 comments: