Search This Blog

Loading...

Thursday, 8 December 2011

Kilas Blog proyek bantu - bantu

Sebulan lalu tepatnya pada tanggal 7 – 8 November 2011 di Fakultas Sastra UNIPA diadakan Workshop Menulis untuk para mahasiswa Sastra UNIPA. Workshop gratis tanpa pungutan biaya ini diadakan atas inisiatif mendadak (sudden initiative) dari beberapa dosen Fasastra UNIPA al. Ngurah Suryawan, Adolf Ronsumbre, dan Yafet Syufi. Seingat saya, beberapa hari sebelum tanggal pelaksaan workshop ini, lokasinya di ruang jurusan Pendidikan Bahasa Indonesia, dalam acara bincang - bincang santai di siang hari tiba – tiba muncul ide untuk membuat kegiatan untuk mahasiswa selain perkuliahan. Inisiatif mendadak ini rupanya disambut positif oleh ketua jurusan Sastra dan Pendidikan Bahasa Indonesia (Ibu Insum Malawat) dan juga pak Yafet Syufi sebagai dekan terpilih Fasastra UNIPA dan mereka bersedia mendukung pelaksanaan kegiatan yang tanpa pake SK ini hehehe. Saya yang kebetulan sedang berbincang – bincang dengan pak Ngurah saat itu untuk proyek tulisan juga diminta menjadi pemateri. Selain saya, beberapa dosen lain dalam ruangan itu pun bersedia menjadi pemateri dan the rest is history!!!

Singkat cerita, workshop dua hari itu berjalan dengan lancar dan bahkan pesertanya dari semula yang ditargetkan hanya 20 orang membengkak menjadi 50an orang dan tak hanya dari Fakultas Sastra UNIPA tetapi juga terdapat beberapa mahasiswa dari Fakultas lain. Walau kondisi ruangan yang panas, tak ada makan siang selain kudapan gratis pisang goreng dan air mineral, tetapi para peserta begitu semangat untuk menulis. Apalagi mereka yang mengumpulkan tugas akhir tulisan akan diberi sertifikat.

Anyway, topik – topik yang dibahas di workshop ini saya tampilkan berikut ini beserta pematerinya saat itu.
- Menggali ide dan permasalahan penulis (Yan Bomoi, S.Sos)
- Kiat menulis Opini di media massa (Adolf Ronsumbre, S.Sos, MA)
- Pengantar menulis kreatif dan penulisan feature (Rini Irmayasari, S.S., MSt (ANU))
- Penulisan Sastra (Insum Malawat, S.Pd, MA)
- Menulis kajian dan resensi buku (Yafet Syufi, S.S., MA)
- Etnografi dalam Antropologi (I Ngurah Suryawan, S.Sos, M.Si)
- Menulis Blog dan Catatan perjalanan (Rini Irmayasari, S.S., MSt (ANU))

Workshop ini tentu saja menghasilkan banyak tulisan yang sayang bila tak didokumentasikan dan dipublikan. Oleh sebab itu, lewat blog ini diharapkan menjadi sebuah ‘wadah penyimpanan digital’ yang merekam perkembangan tulisan dari para peserta workshop ini ke depan. Tentu saja masih banyak kekurangan tetapi diharapkan dapat bermanfaat bagi para peserta. Blog ini tentu saja juga menerima kritik dan saran dari para peserta maupun pemerhati kelompok ini.

Blog ini diberi nama “Para – para Sastra UNIPA”. Kata ‘para – para’ diambil dari Melayu Papua sebagai landasan filosofis sebagai representasi wadah multifungsi. Para – para dalam budaya Papua sering dijadikan tempat duduk dan mengobrol tentang apa saja, dari politik hingga urusan mas kawin, dari tempat curhat patah hati hingga tempat mabuk, dari rahasia – rahasia kecil hingga jadi tempat tidur di siang panas. Para – para dapat dijadikan tempat apa saja, bisa jadi tempat duduk, tempat tidur bahkan tempat meletakan benda. Blog ini tentu saja diharapkan dapat menangkap filosofi ‘para – para’ peserta workshop tulisan.

Akhirnya, selamat menikmati langkah – langkah kecil keabadiaan kata yang ditorehkan oleh para peserta workshop menulis yand terbentuk atas inisiatif beberapa dosen Fakultas Sastra UNIPA.

Alamat blog ini di http://para2sastraunipa.wordpress.com

0 comments: