Aku sadar hari ini aku mulai diserang fase depresiku. Iya, sangat sadar. Karena rasa hampa ini mulai mengonsumsiku, rasa malas yang mendera dan kehilangan semangat. Apalagi aku tahu dari keinginanku untuk tidak bertemu orang lain ataupun para sahabatku. Entahlah.
Beberapa hari ini walau kuakui hubunganku dengan para keponakanku lumayan baik, namun hari ini entahlah. Bahkan Eu hari ini sempar marah denganku. Iya, kami marahan karena ia tak mau menurut perintahku. Malah sibuk menjadi buaya di lantai dan mengepel lantai dengan pakaiannya. Jangan salahkan bila ia kena sedikit ‘pukulan kecil’ di betisnya. Sayangnya, ia sangat keras kepala seperti diriku, jadi ia dengan cuek memasang tampang ‘marah’ padaku. Bahkan sempat memukulku. Padahal 3 hari lagi ia baru 2 tahun.
Beberapa hari lalu, mama dan 4 keponakan kecil ini menikmati acara menikmati alam mereka dengan mengelilingi api unggun kecil yang mama buat. Aku kebagian tugas menjaga api dan mencari ranting. Tempatnya di halaman rumah. Karena halaman kami cukup luas, jadinya kami mengkhayal sedang di alam. bahkan kami punya rencana untuk bikin barbeque di halaman rumah. Mungkin minggu depan. Jadinya harus mencari arang kelapa, ranting. Menunya ya mungkin pisang bakar, petatas bakar, dan membuat sate ataupun bakar ikan. Masih harus berkoordinasi dengan orangtua empat keponakan ini. Walau sempat was – was karena si Echi wajahnya sempat kena percikan bara api kemarin karena ulah si Muel yang iseng. Mereka memang jarang sekali akur. Sangat jarang akur. Tampaknya hanya Eu yang bisa bermain dengan mereka semua. Ochil sahabatan dengan Echi karena hanya beda 6 bulan dan sama – sama perempuan, Muel dan Ochil suka bertengkar padahal saudara kandung. Si Muel suka musuhan dengan Echi. Jadinya kalau Muel dan Ochil bertengkar, pasti Echi jadi sekutunya Ochil dan menghajar Muel. Sangat kacau tapi lucu HAHAHA.
Aku bahagia sebenarnya dikelilingi oleh 4 makhluk kecil ini. Sangat bahagia.
Semoga rasa hampa ini bisa kuatasi. Hanya butuh istirahat dan berdoa. Itu yang kutahu. Apalagi semalam saat berdoa dan membaca kitab Daniel 12, entahlah ada yang baru yang Tuhan tambahkan di hatiku. Entahlah. Yang pasti aku tahu aku harus banyak berdoa, harus banyak dekat pada Tuhan. Apalagi sejak kemarin pagi, aku diingatkan kalau tak ada teman yang begitu setia dan tak akan pernah mengkhianatiku selain Tuhan.
Semoga fase depresi ini cepat menghilang. Ya semoga!
(Manokwari, 111111)
0 comments:
Post a Comment