Malam kemarin aku memilih menonton film ‘Step Up 3’. Walau sudah tersimpan lama di dalam komputerku, tapi toh belum sempat menontonnya dan malah memilih menonton yang diputar di sebuah saluran TV. Mungkin memang momennya harus kemarin malam ya. Yang pasti, tiba – tiba yang ada di kepalaku saat menonton,”come on May, ayo bikin tulisan tentang ‘dream catcher’, ko su tunda talalu lama tuh. Bikin saja.”
Dream catcher? Iya, itu impian terbesarku kalau jadi superhero HAHAHA. Tapi sebenarnya sih bisa dibuat dalam versi nyata. Jadi, aku ingin menjaring mimpi – mimpi orang – orang di sekitarku dan mengabadikannya dalam tulisan. Ya, ibarat cermin Tarsa (aku lupa namanya) pada cerita ‘Harry Potter and the sorcerer’s stone’ itu. Jadinya, ya bisa dilihat lagi. Rada aneh? Epen ka ..namanya tulisan lepas.
Jadi teringat si Luke dalam film ‘Step Up 3’ yang memotret rekaman lepas impian para penari. Benar – benar mencerahkan!
Mungkin sementara ini self-project-ku ‘Kisah Manokwari’ ingin kubuat dalam bentuk itu. Sementara ini masih tahap dokumentasi. Kedepannya, aku ingin bisa membawa cuplikan – cuplikan yang kutahu, dalam bentuk film documenter. Aku pernah mengeksplor kamera digitalku yang ternyata bisa juga kubuat jadi versi film pendek. Benar – benar proyek tak ada kerjaan. HAHAHA. Aku hanya ingin menjadi ‘penangkap mimpi’.
Satu yang pasti, aku pemimpi dan akan tetap menjadi pemimpi karena tanpa impian, aku sudah pasti lama mati. Hanya mimpi – mimpiku yang masih membuatku realistis dan hidup. Masih ada ‘unfinished business’ yang belum beres.
Dream catcher? Ya, tentu saja.
Yang pasti, aku ingin hidup dan membantu sebisanya dalam upaya apapun yang bisa bertujuan pada tercapainya mimpi – mimpiku. Semoga ….
Jadi, misi berikutnya: Membuat cerita tentang ‘ dream catcher’!!!
(Manokwari, 091011)
0 comments:
Post a Comment