Subuh ini aku percaya bahwa Tuhan yang kusembah, kekasih Jiwaku, yang namanya Yesus itu penuh kejutan. Ya, Ia penuh kejutan. Seseorang yang sangat mengerti aku. Ia memberiku sebuah hadiah kejutan ulang tahunku, yang tak pernah kupikirkan sebelumnya. Seperti beberapa tahun lalu, kala ia mengenalkanku lewat teman – teman dengan bro J, beberapa hari usai ulang tahunku yang ke 24. Kali ini, kejutannya lebih ‘heboh’.
Hari ini aku pulang agak cepat, sekitar jam 11 malam kurang aku sudah berada di rumah. Seperti biasa, aku masih ‘penampakan bantu – bantu’ di sebuah harian lokal. Nah pas pulang, mamaku bilang ada yang mencariku. Tak butuh waktu lama, intinya kurang dari 30 menit. Aku tahu instuisiku tak pernah salah. Ya, suara di hatiku tak pernah salah. Aku tahu pasti itu bisikan dari Yesus lewat Roh Kudus.
Intinya, aku akan bepergian jauh dalam sebuah perjalanan gratis. Ke sebuah tempat yang pernah kukunjungi sebelumnya, hanya dalam agenda yang berbeda. Itu saja. plus Bapa di Surga kayaknya tahu banget dengan urusan akreditasi ijazahku deh. Karena tadi pagi aku berdoa dan bilang pada Bapa, “Bapa, tolong bantu lancarkan sa pu urusan akreditasi ijazah eee”. E tak dinyana, salah satu poin penting dari perjalanan ini juga berkaitan dengan urusan handover ijazahku ini ^__^.
Aku hanya tak bisa menahan luapan emosiku karena ‘hadiah perjalanan’ ini. Ini diluar bayanganku, berpikirpun sama sekali tidak. Terlalu tergesa – gesa, terlalu meluap – luap. Terlalu penuh kejutan. Sadar sesadar – sadarnya kalau Bapa di Surga itu Allah yang penuh kejutan, yang benar – benar tahu ‘cara kasi hadiah’; Allah yang super duper romantis.
Subuh ini aku benar – benar bahagia. Akhir tahun lalu, Bapa memberiku ‘hadiah Natal’ kejutan jalan – jalan ke luar negeri (Cina). E di bulan ulang tahun ini, Bapa kas sa hadiah jalan – jalan juga yang sangat mengesankan sekali. Benar – benar bikin sa senang beratz. Apalagi sa sempat bilang seminggu lalu di sapu FB sama seorang teman kalo sa barasa akan berangkat, entah kemana begitu, cuma sa merasa kalo sa akan pergi, itu saja. Instuisi ka ini. Ternyata benar!!!
Saya bahagia malam ini. Ternyata sa pu Bapa, Yesus dan Roh Kudus dong baik skali sama sa. Mengerti kalo sa butuh liburan, sa ada ulang tahun. Ternyata dong kirim sa kado lewat orang lain dengan cara penuh kejutan yang bikin sa macam mo pingsan saking senangnya.
Dalam pembacaan Alkitab sa malam ini pun, sa disuruh baca di Yesaya 30: 19 -26. Isinya lagi - lagi tentang janji Tuhan yang suara dalam hati sa bilang, “May, ini untuk ko.” Sa pikir, sa pu Allah nih De paling mengerti sa skali, sa memang secara emosi lagi tata hati too, su mo 28 tahun beberapa hari lagi baru tra pu pacar apalagi menikah, tapi sejak seminggu terakhir nih dalam sa pu pembacaan minggu ini yang tinggal dapa suru baca di Yesaya, e de pu isi tuh kebanyakan bagian yang ‘janji Tuhan’ trus ka ini.
Sa suka ayat yang bilang begini:
“The Lord is compassionate and when you cry to him for help, he will answer you.”
Ya benar, malam ini sa bisa katakan dan buktikan kalo Bapa, Yesus dan Roh Kudus memang trada ‘obat’. Benar – benar jawab sa doa di momen yang tepat baru jawab doa skalian dalam satu program ka ini. Benar – benar dahsyat sungguh ka ini.
Thanx Father, Jesus and Holy Spirit for this beautiful surprise. Amen
(Manokwari, 130911)
0 comments:
Post a Comment