Catatan ini mungkin hanya berupa curhat pribadi tentang seorang lelaki hitam manis yang beberapa hari ini membuatku sedikit menertawakan hidup dan juga sempat membuat hati sedikit warna – warni. Tentu saja terserah mau dibilang terlalu sentimental ataupun cengeng, entahlah. Hanya mau menuliskan apa yang terjadi beberapa hari terakhir. Toh catatan ini memang bukan untuk konsumsi umum yang membutuhkan pendapat pribadi. Setidaknya masih dipasang pada blog pribadi hahaha. Anggap saja jadi rahasia umum tanpa harus dipublikasikan. Hanya ingin jujur dengan perasaan sendiri.
Q, ya catatan ini memang tentang lelaki hitam manis yang suka main gitar ini tapi sayangnya mulut dan frasa serta tingkahnya kadang bikin sakit kepala ingin melemparnya dengan sepasang sandal jepit saking terlalu ‘babikin diri’. Lelaki yang ‘paling makan puji’ dan ‘narsis’ yang pernah kukenal.
Pertemanan kami yang rada aneh, karena sewaktu kuliah S1 dulu tak akrab dan baru saja akrab di akhir Januari tahun ini gara – gara kejadian ketemuaan dan baku maki di studio foto (yang tentu saja diselesaikan dengan banyaknya foto kami berdua di sana) hahaha.
Hari minggu kemarin, usai pulang nonton pawai anak – anak pemuda PAM Biak di depan sebuah gereja di Manokwari, waktu itu aku memang sedikit rada demam dan radang tenggorokan atau mau batuk. Pulang sore – sore, langsung demam tinggi. Nah karna sudah makan malam sejak petang, dan reaksi obat mulai bekerja, tak biasanya tidur begitu awal tapi kok tak bisa tidur – tidur juga, jadi kusempatkan mengirim SMS ke Q, hanya ngajakin ngobrol.
Si laki – laki dodol ini ternyata lagi nonton, dia kan kerjanya di sebuah kabupaten pemekaran yang nama tempatnya saja sudah mengindikasikan sebuah tantangan bagi jiwa – jiwa petualangan. Entahlah si anak mama ini bisa bertahan hidup atau tidak nih. Jadi SMS kami pun mengalir, sambil baganggu tentu saja, yang pasti penuh makian tingkat tinggi. Iseng – iseng karena si Q terlalu baganggu, langsung kutanya, “Btw, ko kan anti cewek tampaknya, dari dulu kan tra ada tanda – tanda pu cewek.?, dibalasnya dengan kata – kata pembelaan diri, “siapa yang anti cewek??????” tanda tanyanya banyak skali di pesan itu. Trus karena lagi demam dan tak sedikit konek, cuek saja kubilang, “Alah … yang benar saja. Iya kan memang anti cewek. Btw, ko tra gay kan, Q?*tes toooo wkwkwkwkkwk” … dan jadi suda, lain su tabakar sampe bilang ‘ayo kaka, tes sa saja toooo’ . Acara baganggu yang penuh makian dan baganggu sampe poro sakit hahaha.
E pembicaraan belum berakhir, karena ternyata entahlah …. Mungkin karena pengaruh sakit, jadi ungkapan sms jadi terasa lebih jujur, jadi aku cuek saja SMS bilang sama si Q kalo sudah sebulan terakhir naksir dia, ya naksir gaya ngomongnya yang lucu walau kadang nyebelin getho … ale, pace ko cuma balas berkali – kali deng kata – kata “wkwkwkwkw pengakuan paling tipu …..” dan juga beberapa sms yang menganggap itu sebuah lelucon. Bagaimana tidak, smsku memang rada kacau juga, isinya ya intinya “tenang saja, ade. Itu kan cuma naksir kok, bukan nembak ko jadi sapu pacar apalagi calon suami kok. Jadi relaks. Sa pu mood su berubah kok, jadi sa tra akan apa – apakan ko mo wkwkkkkw”.
Bagaimana si Q tak menganggapnya candaan, hari sebelumnya sa baru kirim sms – sms curhat tentang si kaka target wkkwkwkkw. Iyalah, tiap kali ada perkembangan terkini antara sa dan kaka target, pasti sa su bahas deng Q, dia sih jadi teman curhat saja, alias bantu dengar. Cuma ya … sialnya de pu nasehat2 tuh yang tidak bikin sa bisa dekat deng kaka target alias pokoknya sa harus secuek dan senetral mungkin deng kaka target, tra bole kasi tunjuk indikasi suka dll … kapan bisa dapat kaka target kalo gini wkkwkwkkwkw
Entahlah … kemarin juga kami berdiskusi sore - malam sampai ramai, biasa …. Membahas kejadian antara kaka target dan me, dan kali ini si Q tampaknya sudah mulai ambil jalan yang lebih jelas menjelaskan posisi dirinya. Lah bagaimana tidak, de dengan pedenya bilang kalo de bisa jadi laki – laki yang bisa mengalihkan sapu perhatian dari kaka target, kalo seandainya dipertemukan dengan kaka target, aku dan beberapa teman, alias jadi centre of attention-nya sa. Macam mo maki – maki dia eeee.
Sore ini juga, Q ternyata beda …. Mulai perhatian walau dengan cara yang aneh dan bikin sa naik darah …. Bagaimana tidak, bangun tidur sore, e si Q sms, katanya usai lihat sa pu status di FB, isinya gini: “Lagi flu brat ka hahahaha makanya jangan bajalan tabrak angin trus hehehe” . jadi kubalas dengan menjelaskan bahwa I’m fine getho, kan lagian pake jaket, e sialnya tuh makhluk dodol balas SMS sampe 2 kali, hanya bilang ‘kenapa gak mampus or mati skalian hahahhaa’. Ya ampun, naik darah sudah mo, mulai dari makian ‘anjrit’ dan sodara2nya keluar, sampe terakhir pake ancaman, “e kalo cuma mo SMS bakutuk, sebaiknya tra usah SMS sa. Dasar dodol nih!”, yang kemudian dibalasnya dengan SMS, “hahhaa saya kan baca status di FB … ya baganggu dikit too”. Memang makluk banget nih anak!!!!
Entahlah … kalo diingat – ingat perkataannya si Q beberapa bulan lalu, kayaknya memang sa yang lebih banyak memaki nih cowok, mulai dari sebutannya ‘si jelek’, ‘dodol’, ‘tete’ hingga ‘panta tai’ dan lain – lain. Entahlah … sikapnya kadang mengingatkan sa tentang seseorang di masa lalu, si Bee. Si Bee dulu juga bergaul dan ngomong dengan cara yang sama, walau kuakui si Q lebih perhatian dan merespon.
Entahlah …. Si dodol ini memang sanggup membuatku tertawa beberapa hari ini mengingatnya, cuma takut seperti yang ia bilang di smsnya, “awas jangan sampe tambah jatuh cinta sama sa lagi wkkwkwkwkw”. Babingung taslep banget deh!!! Wkwkkwkw
Memang seh …. Q seh ….!!!
(Manokwari, 270711; thinking about my recent joker wkwwkkkwk)
0 comments:
Post a Comment