Search This Blog

Loading...

Thursday, 23 June 2011

Doa lepas

Malam ini saat sedang sibuk menerjemahkan bagian kedua sebuah buku doa, khususnya sejak di bagian visi dan tentang nyanyian Tuhan, tiba – tiba aku mendapat sebuah panggilan untuk berdoa. Panggilan malam ini sedikit mendadak di tengah – tengah kerjaan.

Doa malam ini seperti biasanya dimulai dengan panggilan untuk menyembah Tuhan dengan nyanyian yang muncul begitu saja di hati dengan lirik yang sama. Maksudku aku punya kesulitan menghafal lirik tetapi anehnya setiap berdoa memang jarang sekali bisa menyanyikan lagu yang sudah tertulis atau dibukukan ataupun yang lagi ngetren sebagai lagu rohani. Umumnya lagu yang muncul adalah lagu yang melodi dan liriknya ada di kepala yang muncul ibarat sedang membaca teleprompter a la pembaca berita. Untuk alasan inilah sekarang aku lagi giat belajar main gitar agar dapat mengiringi dan mendokumentasikan lagu – lagu tersebut =) karena yang sering terjadi adalah usai penyembahan, aku pun melupakan apa yang tadi kunyanyikan dan bagaimana lirik dan nadanya.

Doa malam ini awalnya kuingin mendoakan kebutuhanku tetapi yang dinyatakan Tuhan adalah mendoakan beberapa pokok doa, dari yang urusannya Tuhan sampai urusan sesama. Urusan sesama malam ini yang harus didoakan adalah mulai dari janda – janda miskin yang malam ini sedang menemui kesulitan keuangan untuk sekolah anak mereka, untuk janda – janda yang ingin berzinah, untuk mama – mama yang mengalami KDRT, untuk perempuan – perempuan yang malam ini menjajakan tubuh mereka, yang berniat aborsi. Juga untuk staf rumah sakit yang malam ini bekerja, untuk orang – orang yang malam ini sedang berencana membunuh orang, untuk para tukang ojek yang sedang bekerja ganda sebagai informan yang mendatangkan ketidaksejahteraan untuk orang lain, untuk orang yang sedang terpenjara dan juga untuk orang – orang yang malam ini sedang berencana mengikatkan ataupun mempraktekan okultisme ataupun sihir.

Urusan Tuhan malam ini pun penuh dengan doa peperangan khususnya mendoakan areal tempat tinggal saya, dari kompleks, kota hingga tanah Papua. Isinya sama seperti doa yang sering saya naikan yaitu minta agar Tuhan mengalahkan tiap Roh penjaga kota yang mengikat orang agar berdosa. Malam ini sambil berdoa suasana kamar memang serasa tiba – tiba dingin dan merasakan bagaimana aliran dingin berjalan dan menyentuh apalagi saat berulang kali mengatakan dan menyatakan bahwa semua roh dan manusia tunduk di bawah kuasa Yesus.

Saat berdoa bagi kesejahteraan dan lawatan Allah atas Manokwari dan tanah Papua juga agar banyak orang mengenal Yesus, tiba- tiba di dalam doa, aku di bawah seperti menuju lautan dan berdoa untuk lautan di sekeliling Manokwari. Berdoa agar pertemuan roh – roh jahat malam ini di lautan semuanya dikalahkan dan dihancurkan oleh Yesus. Dalam doa pun aku dipimpin untuk mendoakan dan menyatakan bahwa malam ini kekuatan surga turun 100% berperang dengan roh jahat untuk kemuliaan Allah dan malam ini dalam doa berulang kali mulutku mengucap bahwa Iblis kalah di bawah kaki Yesus. Jujur saat berdoa peperangan ini rasanya ada sedikit mau lari dari kamar karena suasana kamar yang tiba – tiba terasa dingin dengan aliran udara dan rasa bulu kuduk yang mulai terasa lain. Tetapi Puji Tuhan, ada suara di hati yang menguatkan dan menenangkan.

Usai berdoa, tiba – tiba diingatkan lagi untuk berdoa pendek untuk pemulihan kaka di Jayapura agar bisa menerima Yesus secara pribadi dan tiba – tiba seakan aku bisa melihat apa yang sedang kaka lakukan dan di dalam apa yang kulihat, aku melihat kaka membaca dari Yeremia 11: 5. Tak menunggu lama, usai berdoa, kukirim sebuah SMS kepada kaka hanya untuk bilang kalau ia punya waktu agar membaca Alkitab dalam pembacaan yang kumaksud.

Aku dan kaka memang sudah tak ada hubungan apa – apa, tetapi dua hari ini aku mengingatnya dan berharap ia baik – baik saja. Apalagi hampir dua minggu lalu ia sempat mengirimkan pesan yang menyatakan rindu namun tak kutanggapi dan kujawab jujur kalau aku tak merindukannya lagi. Yang pasti, aku akan tetap mengingat dia dalam doaku. Bagaimanapun aku pernah sangat mencintainya.

Cinta mungkin hal yang saat ini sedang hilang dari hatiku, maksudnya cinta yang bersifat eros. Entahlah … tak hanya ingin membangun sebuah hubungan yang jelas dulu. Masih terasa sedikit ragu untuk memulai lagi, untuk terikat pada sebuah hubungan dengan label jelas sebagai kekasih.

Saat ini yang aku rasakan adalah aku dikelilingi oleh banyak orang hebat yang mengasihiku sebagai saudara dan teman dan bagiku itu lebih dari cukup.

Aku bersyukur mempunyai inner circle yang cukup mendukung mimpi dan impianku. Mulai dari kak Mo yang sangat sevisi denganku dan percaya dan mendukung impianku dan menjadi seperti saudara lelakiku yang sangat mendukung. Juga Miss M yang sahabatku sejak sebelum TK, juga El adiknya M, dan juga double R yang keduanya adalah tempat berbagi jarak jauh. Belum ditambah lagi dengan lingkar 2 dan 3 inner circleku khususnya anana pondok yang suka mendengarku curhat.

Satu yang pasti, aku bersyukur dengan apapun yang terjadi pada hidupku dan bagiku, seperti yang kutuliskan di status FBku, “Akhirnya … hidup hanya perlu DIJALANI dan bukannya DIANALISA!!!”.

(Manokwari, 220611)

0 comments: