Search This Blog

Loading...

Saturday, 26 February 2011

Lupakan dia

Mungkin kalau feromon sedang bekerja, oksitosinku berlarian kencang dan menggerus akal sehatku. Selamat, Day! Kau disakiti lagi. Selamat karena kau membiarkan perasaanmu terlena hingga gampang disakiti. Terluka! Iya. Kesalahanmu, bukan? Memilih menyayangi dan mempercayai lelaki itu. Lupakan saja kreativitasnya yang membuatmu mabuk kepayang. Lupakan saja janji dan keseriusan yang dikatakannya. Omong kosong! Kau ibarat berjalan dalam gelap karena toh cintamu tak sanggup menerangimu lagi. Lupakan dia!!!

(Manokwari, 22012011; in the middle of a rainy night)

0 comments: