Search This Blog

Loading...

Friday, 29 October 2010

I am happy of being me

Mungkin jalan terbaik yang pernah kau dan aku tempuh
Adalah jalan terburuk yang pernah kau dan aku lalui
Pun lorong buntu yang berkabut gula – gula merah muda kenangan
Hingga membuat tenggorokanku tersedak.

Mungkin egomu dan egoku bagaikan air dan minyak tanah.
“Bukan minyak goreng, honey!!!”
Hingga kala direbus salah satu kan hilang ataupun menguap.

Aku mengubur semua kenangan tentangmu sekarang
Dalam loker besar kayu besi yang kutenggelamkan
Dalam laut besar di dekat rumahmu dan berharap terkena tsunami
Biar isinya porak – poranda dimakan bakteri pengurai.

Aku memaafkanmu bukan karena aku ingin memaafkanmu
Tapi agar aku bisa berdamai dengan diriku
Dan kenangan tentang kita.
Terlalu sakit, kau tahu!!!

Aku berharap kau bahagia.
Aku tak membencimu sebagai pribadi toh kau pernah mencintaiku.
Aku membenci sikapmu yang tak terbuka, tak jujur dan tak pasti.
Itu saja!!!

Aku berharap kau baik – baik saja.
Walau aku pernah mimpi dan berharap dalam logika tergilaku
berharap kau dikerubuti semut merah satu hutan
atau diserang lebah madu satu peleton.

Toh pada akhirnya
Aku yang memilih meninggalkanmu yang tak pasti!

Jadi aku hanya ingin bilang:

Aku merasa terbebas dari kuliah – kuliahmu tentang sikapku yang keras kepala dan harus berubah dan menjadi “seperti yang kau inginkan”!!!

Aku merasa hidupku lebih produktif dan punya visi kala patah hati daripada bersamamu!

Kau tahu,
Engkau bukan segalaku!

I am happy of being me!!!

(Manokwari, 28 October 2010)

0 comments: