Search This Blog

Loading...

Tuesday, 24 August 2010

Catatan rindu

Pernahkah kau titip hati pada sepotong waktu?
Aku pernah!

Aku jatuh cinta!
Terhanyut dan tenggelam.

Kali ini tak lagi panas dan membara.
Tidak juga dingin pun hangat.

Tapi ada cinta di sana.

Diam dan tenang.

Menunggu datangnya hujan atau musim semi.

Kutitipkan hatiku padanya
Diam – diam!!!

Ia pun tak tahu.

Kusisipkan hatiku di ranting – ranting blackberry,
Dalam kabut dan hujan,
Pada deretan pinus dan Old Tuxion road,
Pada bentangan langit biru,
Pada padang rumput hijau bertabur bunga,
Pada rerumputan dan bunga liar.

Kutinggalkan hatiku terserak ...
Di bentangan jalur tram yang membelah Melbourne,
Di kedai – kedai kopi,
Di lorong – lorong Southern Cross,
Di sebuah kedai makan di ChinaTown
Pun pada segelas bir di sebuah bar.

Pernahkah kau titip hati pada sepotong pelukan hangat?
Aku pernah!!!

Pernahkah kesedihan dan ketakutanmu terganti oleh sebuah pelukan hangat?
Aku pernah dan percaya kekuatan pelukan di saat yang tepat. Terima kasih karena berbagi sebuah pelukan yang kubutuhkan walau tak pernah kupikirkan.
Sangat hangat dan menenangkan!!!

Kutinggalkan hatiku, kusisipkan hatiku,
Entah kapan akan bersemi.
Aku tak peduli!!!

Satu yang pasti ...
Aku merindukanmu!!!

(Tanah Papua, 18 Agustus 2010)

0 comments: