Pagi ini aku bersyukur dapat bangun dengan kekuatan baru dan tenaga ekstra. Aku melihat bagaimana Allah bekerja di dalam hidupku. Usai membuat komitmen kemarin malam dan usai kegiatan doa bersama dengan orang tuaku via telpon dan SMS dan doa pribadi demi kesehatanku, aku percaya bahwa Allah melawat aku dan tak ada lagi ikatan sakit penyakit yang akan menderaku.
Keputusan tadi malam sebenarnya sejak lama ingin kulakukan untuk benar – benar 100 % memutuskan ikatan dengan terapi obat modern dan benar – benar stick ke Tuhan untuk lawatannya. Aku teringat pembicaraan dengan Ibu Fenny beberapa bulan lalu saat beliau berkunjung ke Canberra dan berbicara tentang kuasa nama Yesus dan minyak urapan. Semalam juga seakan aku diingatkan lagi dengan kejadian hampir 10 tahun lalu dimana aku disembuhkan lewat doa dan media air dan terjadi begitu ajaib karena usai lumpuh selama 1 bulan dan hanya bisa menggerakkan kepala, semalam usai berdoa dan minum air yang didoakan via telepon, esok paginya aku bisa duduk dan bisa menggerakkan anggota tubuh yang lain . Aku tak peduli dengan beberapa pandangan Kristen yang mengatakan bahwa kita tak perlu mendoakan air dan digunakan sebagai media penyembuhan.. Bagiku, aku tahu apa yang kujalani.
Semalam sambil di Manokwari berdoa dan di saat yang sama aku berdoa, aku seakan diingatkan tentang berbagai media yang dipakai Tuhan guna penyembuhan. Dari debu tanah yang diludahi, dari sentuhan langsung ke telinga, dari pusaran air kolam Bethesda, dari jubah Yesus, hingga perkataan langsung ke Perwira dan perempuan Siro – Fenisia. Aku melihat bahwa Allah bekerja lewat berbagai cara dan bermacam orang. Intinya, jangan mengkultuskan orang ataupun tokoh dan medianya, tetapi melihat dan percaya bahwa Yesuslah yang bekerja dan layak diberi kemuliaan, hormat dan pujian.
Sejak semalam apalagi saat berdoa, aku secara pribadi merasakan aliran panas di telapak tanganku dan di bagian tubuh tertentu yang sakit. Rasanya seperti ada mini heater yang menyorotku. Yang aku tahu, semalam saat berdoa, aku merasa nyaman dan tenang.
Puji Tuha, pagi ini aku merasa baikan walau tidur tanpa alat pemanas, dan hanya menggunakan selimut eletrik dengan panas rendah. Satu hal yang dapat kucatat adalah bahwa otot dan sendi pinggulku tak lagi sesakit beberapa hari terakhir yang membuatku minum pereda nyeri sebanyak mungkin karena toh berdasarkan pengalaman tahun lalu yang harus bertamu ke UGD dan berkunjung ke dokter, akhirnya hanya tetap minum pereda nyeri lebih dari 3 bulan. Jujur, aku sudah tak mau lagi seperti itu karena selama ini aku harus selalu minum pereda nyeri. Tak ingin lagi. Hari ini yang pasti aku merasa baikan dan nyaman dan ingin bilang bahwa Tuhan sedang bekerja dengan kesehatanku.
Tangan dan telapak kakiku pun mulai berkurang nyeri dan bengkaknya begitu juga masalah hidungku yang berdarah terasa baikan dan tak lagi harus menyemprot hidung guna melancarkan pernafasan.
Semalam sebelum berdoa dan menunggu acara doa, keadaanku terasa lebih drop dan lemah tapi pagi ini aku bisa bilang bahwa Bapa, Yesus dan Roh Kudus sangat baik bagiku karena pagi ini aku merasakan tubuhku baikan dan bisa beraktifitas.
Komitmen baru telah terbentuk dan aku ingin lebih bisa mendisiplinkan diri dengan komitmen baru ini. Sepertinya butuh cincin baru di jariku lagi (Aku selalu memakai cincin besi putihku sebagai pengingat komitmenku yang lain)
Pagi ini aku hanya ingin bilang “I love Father, Jesus, and Holy Spirit”. All the Glory, Honour and Worship are Yours. You’re fantastic!!!
(Canberra, 8 April 2010)
0 comments:
Post a Comment