Aku baru saja menyelesaikan satu buah tugas yang terperosok dalam timbunan tugas yang menggunung, sebuah karya cerpenis Australia tentang The lost generation alias tentang para Aborigin. Aku sempat mendapat banyak sekali kata – kata baru, mulai dari ramifikasi menangis, berjalan dan lain – lain, menikmati semuanya … menikmati permainan kata, bentuk dan transisi.
Hari ini aku bangun lagi dalam keadaan kecapaian karena baru tidur jam 4 pagi. Usai bertukar kabar dengan seorang teman di Melbourne berjam – jam, lanjut lagi dengan Olive di Michigan, lanjut lagi dengan Cilla di Melbee, pokoknya rame. Aku belum bisa fokus pada tugas.
Tapi intinya, aku senang bisa hidup hari ini. Bisa ke kampus tergesa – gesa dan menikmati jalan potong lewat lapangan bola di Pearce.
Aku menikmati lagunya “The Corrs” malam ini kala dingin mulai menggigit tulang.
Aku cinta hidupku, aku cinta diriku. Thanx Jesus for creating dan give me such beautiful life. Amen
0 comments:
Post a Comment